• Home
  • About
  • Journal
  • Archive
  • Contact
Instagram Facebook LinkedIn

Fajar Dwi

Transaxle adalah gabungan mekanis dari transmisi, kopling dan diferensial yang dijadikan satu penempatannya di depan dengan penggerak roda depan. Pada konstruksi ini propeller shaft tidak diperlukan lagi. Transaxle pada dasarnya merupakan sebuah konsep yang relatif sederhana.


Peran transaxle bagi kendaraan :
  • Untuk memutus-hubungkan tenaga gerak dari mesin ke roda
  • Untuk meningkatkan momen puntir ketika mobil berjalan di jalan menanjak
  • Untuk mengatur putaran roda saat pengendaraan pada putaran tinggi
  • Untuk mengatur putaran roda ketika berjalan mundur

Keuntungan dan Kerugian

Keuntungan Transaxle :
  • Dengan tidak adanya propeller shaft maka ruang kendaraan lebih luas
  • Konstruksinya tampak lebih ringan dan ukurannya lebih kecil
  • Efisiensi pemindahan tenaga dari mesin ke roda semakin tinggi

Kerugian Transaxle :
  • Konstruksinya rumit
  • Pembongkaran dan pemasangan lebih sulit
  • Biaya perawatan lebih mahal

Macam-macam Transaxle

A. Manual Transaxle


Transaxle manual adalah transmisi penggerak roda depan (FF) yang pemindah giginya masih secara manual atau pemindahan giginya dilakukan oleh pengemudi dengan bantuan tuas. Transaxle manual menggunakan dan melepaskan tenaga, mengubah kombinasi roda gigi yang bertautan. Akibatnya ia dapat mengubah kekuatan tenaga, kecepatan rotasi, dan arah rotasi.


Berikut ini adalah konstruksi transaxle manual beserta aliran tenaganya :


Keterangan gambar :
1. Mesin
2. Kopling
3. Poros Input
4. Lengan-lengan Hub
5. Tuas pemindah
6. Poros Output
7. Gardan
8. Poros penggerak
9. Ban-ban

a. Syncromesh Mechanism


Mekanisme Synchromesh digunakan untuk mencegah "bunyi persneling" dan menyelaraskan kecepatan putar dari gigi kecepatan ketika gigi ini dirubah.

Transaxle dengan mekanisme synchromesh mempunyai kelebihan, yaitu :
  • Pengemudi tidak perlu lagi melakukan "kopling ganda" (menekan pedal kopling dua kali) setiap memindahkan gigi persneling
  • Ketika perpindahan gigi, tenaga dapat dipindahkan dengan penundaan yang lebih sedikit
  • Perpindahan gigi dapat dilakukan dengan lebih halus tanpa merusak persneling

b. Clutch (Kopling)


Kopling berfungsi untuk :
  • Memutus dan menghubungkan putaran dari flywheel ke poros input
  • Memperhalus perpindahan gigi
  • Memungkinkan kendaraan tidak berjalan ketika mesin hidup dan gigi tidak pada posisi netral

Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh kopling :
  • Mampu menahan adanya kelebihan beban
  • Mengurangi getaran dari poros penggerak
  • Mampu menjamin penyambungan dua poros atau lebih
  • Mampu mencegah terjadinya beban kejut

B. Automatic Transaxle


Transaxle otomatis adalah jenis transmisi penggerak roda depan yang gigi-giginya dapat berpindah secara otomatis sesuai dengan beban mesin dan kecepatan kendaraan. Transaxle otomatis mempunyai beberapa komponen yang sedikit berbeda dari transaxle manual, yaitu : Torque Converter, Planetary Gear set, serta dilengkapi dengan beberapa sensor yang membantu bekerjanya transaxle.


a. Torque Converter

Torque converter pada dasarnya sama dengan kopling fluida yang berfungsi untuk memutus-hubungkan putaran dari mesin ke transaxle.

Fungsi torque converter adalah sebagai berikut :
  • Sebagai kopling otomatis (automatic clutch) untuk meneruskan tenaga
  • Meningkatkan (multiflies) torsi yang dihasilkan oleh mesin
  • Meredam getaran puntir (torsional vibration) dari mesin dan drive train
  • Meratakan (smoothes) putaran mesin

b. Planetary Gear set

Planetary gear set dapat memberikan rasio gear dan kombinasi dari rasio gear dengan range yang besar. Perubahan gigi terjadi karena kombinasi dari gigi penggerak, gig yang digerakkan, dan gigi pengunci.

Cara Kerja Transaxle

1. Ketika gigi satu


Aliran tenaga pada gigi satu transaxle

Input Shaft → 1st Gear → 1st Clutch Hub Sleeve → Output Shaft → Differential Ring Gear → Differential

2. Ketika gigi dua


Aliran tenaga pada gigi dua transaxle

Input Shaft → 2nd Gear → 1st Clucth Hub Sleeve → Output Shaft → Differential Ring Gear → Differential

3. Ketika gigi tiga


Aliran tenaga pada gigi tiga transaxle

Input Shaft → 2nd Clutch Hub Sleeve → 3rd Drive Gear → 3rd Driven Gear → Output Shaft → Differetial Ring Gear → Differential

4. Ketika gigi empat


Aliran tenaga pada gigi empat transaxle

Input Shaft → 2nd Clutch Hub Sleeve → 4th Drive Gear → 4th Driven Gear → Output Shaft → Differential Ring Gear → Differential

5. Ketika gigi lima


Aliran tenaga pada gigi lima transaxle

Input Shaft → 3nd Clutch Hub Sleeve → 5th Drive Gear → 5th Driven Gear → Output Shaft → Differential Ring Gear → Differential

6. Ketika gigi mundur


Aliran tenaga pada gigi mundur transaxle

Input Shaft → Reverse Idler Gear → Reverse Gear → Clutch Hub Sleeve → Output Shaft → Differential Ring Gear → Differential
Share
Tweet
Pin
Share
No Komentar
[ Image credit: Daniele Levis Pelusi ]

Apakah kamu merasa haus? Mungkin segelas air bisa membantu kamu menghilangkan haus mu. Terdapat sebuah makna mendalam dari air yang bisa kita pelajari. Air. Kita selalu membutuhkan air. Air adalah salah satu aspek penting kehidupan.

Secara kimia, Air adalah senyawa dengan rumus H₂O (terdiri dari 2 atom Hidrogen dan 1 atom Oksigen). Dari rumus kimia air tersebut, ada 3 pelajaran yang bermakna: Humility, Harmony, dan Openness (H + H + O).

Humility (Kerendahan Hati)

Air selalu mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Mengajarkan kita kemampuan untuk belajar dan bertransformasi dengan mendengarkan orang lain yang dapat memberikan solusi baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Tidak masalah untuk meminta bantuan dan bimbingan. Bersikaplah rendah hati.

Rendah hati berarti menyadari keterbatasan diri, tidak mudah meremehkan orang lain, bersikap tenang, sederhana, dan menjauhi kesombongan.

Harmony (Keselarasan)

Air selalu mengalir melewati apa yang menghalanginya, selalu mencari cara untuk terus mengalir, bahkan celah yang sempit sekalipun. Mengajarkan kita kemampuan untuk bekerja sama dan selaras untuk mencari solusi bersama dalam menghadapi masalah dan rintangan. Fokus pada solusi, bukan fokus pada masalah.

Keselarasan, keharmonisan, dan keserasian berarti kerja sama antara berbagai aspek dengan sedemikian rupa hingga menghasilkan suatu kesatuan yang luhur. Menciptakan keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan.

Opennes (Keterbukaan)

Air selalu beradaptasi dengan bentuk lingkungannya. Dia selalu terbuka, menerima, dan menyesuaikan dengan perubahan lingkungannya. Dia mampu berubah ke bentuk gas, padat, dan mampu kembali ke bentuk cair. Mengajarkan kita kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan. Kondisi ekonomi, gejolak politik, dan perubahan lingkungan, yang dapat mempengaruhi suatu individu maupun kelompok.

Keterbukaan berarti sifat menerima terhadap ide dan pengalaman baru. Bersedia mengungkapkan diri secara jujur dan apa adanya.



Referensi:

  • “Be humble -- and other lessons from the philosophy of water” TED, diunggah oleh Raymond Tang, Des. 2017.
Share
Tweet
Pin
Share
No Komentar
Newer Posts
Older Posts

About Me


Seorang lulusan SMK yang hobi
blogging, mendengarkan lagu,
dan membaca buku.

[ Read More ]

Total Pageviews

Blog Archive

  • ▼  2025 (16)
    • ►  September (8)
    • ▼  August (2)
      • Transaxle | Pengertian, Macam, Komponen, dan Cara ...
      • Air
    • ►  July (2)
    • ►  June (3)
    • ►  February (1)
  • ►  2021 (5)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2020 (5)
    • ►  November (3)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  July (1)

Copyright © 2015 Fajar Dwi